Nats Alkitab : 1 Petrus 1:1-12
Ayat 1:
“Orang-orang pendatang atau asing” (παρεπίδημος parepidēmos) sebenarnya kata ini ditujukan untuk orang-orang Yahudi yang diusir dari Yerusalem dan mereka tersebar di daerah orang-orang non Yahudi yaitu di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia kecil dan Bitinia. Namun demikian, kata “pendatang atau asing” ini juga ditujukan kepada setiap kita orang percaya dimana Firman Tuhan sendiri berkata dalam Yoh.17:16; Fil.3:20; Ibr.11:13; Ibr.13:14.
Menjadi orang asing atau pendatang itu artinya adalah:
1.Mengikuti jejak Yesus – Luk.9:58
2.Meninggalkan keduniawian demi Kristus – Rm.8:13
3.Mengarahkan pikiran kita pada perkara-perkara yg di Sorga – Kol.3:2
4.Mengajak orang lain mengikuti jalan kebenaran – Dan.12:3 *lihat dlm 1 Ptr.1:12
5.Siap menderita demi Kristus – 1 Ptr.2:21 *lihat dlm 1 Ptr.1:6-7
Ayat 2:
“Orang-orang yang dipilih” (ἐκλεκτός eklektos) artinya adalah gereja Tuhan; jemaat Tuhan; umat pilihan Allah. Dalam hal ini, Allah sendiri yang memilih umat-Nya seperti Firman Tuhan dalam Mat.22:14 “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih”. Allah tidak sembarangan dalam memilih. Allah memilih kita karena kita memilih untuk percaya kepada Yesus sebagi Tuhan dan Juru selamat kita. Memang Allah memanggil semua orang untuk percaya dan diselamatkan tetapi Allah hanya memilih orang-orang yang percaya.
Jadi, ibarat sebuah kapal yg berlayar mengarungi samudera yg luas untuk menuju pelabuhan peristirahatan. Kapal itu adalah Gereja Tuhan. Tuhan Yesus sebagai Kaptennya. Tuhan mengundang semua orang masuk dalam kapalnya untuk diselamatkan, namun tidak semua datang kepadaNya. Orang-orang yang menanggapi panggilan Tuhan dan masuk dalam kapalNya, merekalah orang-orang pilihanNya. Selama mereka tetap ada di dalam kapal dan bersama Kapten, mereka adalah orang pilihan. Tetapi apabila mereka keluar dari kapal dan meninggalkan Kapten, mereka bukan lagi orang-orang pilihan. Karena mereka telah menyia-nyiakan panggilan dan pilihan Tuhan atas hidup mereka.
Perlu diketahui, Allah memilih kita dengan maksud supaya kita:
1.Dibenarkan – Rm.8:30
2.Dimuliakan – Rm.8:30
3.Dijadikan serupa dengan Anak-Nya – Rm.8:29
4.Dijadikan suatu umat yg kudus dan tak bercacat cela – Ef.1:4
5.Menerima puji-pujian, kehormatan dan kemuliaan – 1 Ptr.1:7
6.Menerima Roh Kudus yang dijanjikan – Gal.3:14
7.Melakukan perbuatan baik – Ef.2:10
Kesimpulan:
1.Menyadari bahwa kita adalah orang asing dan pendatang di muka bumi ini. Segala apa yang kita kerjakan, semata-mata demi Kerajaan Sorga yaitu memuliakan nama Tuhan kita.
2.Allah telah memilih kita karena Allah sangat mengasihi kita. Allah memilih kita supaya segala janji-janjiNya digenapi dalam kehidupan kita. Untuk itu jangan kita menyia-nyiakan pilihan Allah atas hidup kita yakni dengan cara keluar dari rencana Allah. Marilah kita tetap setia akan panggilan dan pilihan Allah atas hidup kita. Amen.
Ayat 1:
“Orang-orang pendatang atau asing” (παρεπίδημος parepidēmos) sebenarnya kata ini ditujukan untuk orang-orang Yahudi yang diusir dari Yerusalem dan mereka tersebar di daerah orang-orang non Yahudi yaitu di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia kecil dan Bitinia. Namun demikian, kata “pendatang atau asing” ini juga ditujukan kepada setiap kita orang percaya dimana Firman Tuhan sendiri berkata dalam Yoh.17:16; Fil.3:20; Ibr.11:13; Ibr.13:14.
Menjadi orang asing atau pendatang itu artinya adalah:
1.Mengikuti jejak Yesus – Luk.9:58
2.Meninggalkan keduniawian demi Kristus – Rm.8:13
3.Mengarahkan pikiran kita pada perkara-perkara yg di Sorga – Kol.3:2
4.Mengajak orang lain mengikuti jalan kebenaran – Dan.12:3 *lihat dlm 1 Ptr.1:12
5.Siap menderita demi Kristus – 1 Ptr.2:21 *lihat dlm 1 Ptr.1:6-7
Ayat 2:
“Orang-orang yang dipilih” (ἐκλεκτός eklektos) artinya adalah gereja Tuhan; jemaat Tuhan; umat pilihan Allah. Dalam hal ini, Allah sendiri yang memilih umat-Nya seperti Firman Tuhan dalam Mat.22:14 “Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih”. Allah tidak sembarangan dalam memilih. Allah memilih kita karena kita memilih untuk percaya kepada Yesus sebagi Tuhan dan Juru selamat kita. Memang Allah memanggil semua orang untuk percaya dan diselamatkan tetapi Allah hanya memilih orang-orang yang percaya.
Jadi, ibarat sebuah kapal yg berlayar mengarungi samudera yg luas untuk menuju pelabuhan peristirahatan. Kapal itu adalah Gereja Tuhan. Tuhan Yesus sebagai Kaptennya. Tuhan mengundang semua orang masuk dalam kapalnya untuk diselamatkan, namun tidak semua datang kepadaNya. Orang-orang yang menanggapi panggilan Tuhan dan masuk dalam kapalNya, merekalah orang-orang pilihanNya. Selama mereka tetap ada di dalam kapal dan bersama Kapten, mereka adalah orang pilihan. Tetapi apabila mereka keluar dari kapal dan meninggalkan Kapten, mereka bukan lagi orang-orang pilihan. Karena mereka telah menyia-nyiakan panggilan dan pilihan Tuhan atas hidup mereka.
Perlu diketahui, Allah memilih kita dengan maksud supaya kita:
1.Dibenarkan – Rm.8:30
2.Dimuliakan – Rm.8:30
3.Dijadikan serupa dengan Anak-Nya – Rm.8:29
4.Dijadikan suatu umat yg kudus dan tak bercacat cela – Ef.1:4
5.Menerima puji-pujian, kehormatan dan kemuliaan – 1 Ptr.1:7
6.Menerima Roh Kudus yang dijanjikan – Gal.3:14
7.Melakukan perbuatan baik – Ef.2:10
Kesimpulan:
1.Menyadari bahwa kita adalah orang asing dan pendatang di muka bumi ini. Segala apa yang kita kerjakan, semata-mata demi Kerajaan Sorga yaitu memuliakan nama Tuhan kita.
2.Allah telah memilih kita karena Allah sangat mengasihi kita. Allah memilih kita supaya segala janji-janjiNya digenapi dalam kehidupan kita. Untuk itu jangan kita menyia-nyiakan pilihan Allah atas hidup kita yakni dengan cara keluar dari rencana Allah. Marilah kita tetap setia akan panggilan dan pilihan Allah atas hidup kita. Amen.
0 Comments to "Umat Pilihan Allah"