Subscribe to esahabat

Powered by asia.groups.yahoo.com

Pekerjaan Dan Pelayanan

Ada banyak orang Kristen yang belum memahami apa hubungan antara pekerjaan dan pelayanan. Untuk dapat memahaminya kita perlu mengerti apa itu “Target kita” dan apa itu “Fasilitas”. Pada prinsipnya, perjalanan hidup orang percaya, harus memiliki keseimbangan antara bekerja untuk nafkah dan pelayanan sebab itu adalah kehendak Allah.

Kita hidup bukan hanya untuk sementara saja di dunia ini, tetapi kita hidup terutama untuk hidup kekal, yaitu di Sorga. Hidup kekal di Sorga, itulah target hidup orang beriman.

Semua pekerjaan sehari-hari, bekerja untuk nafkah itu kita pandang sebagai fasilitas atau penunjang untuk kita bisa hidup selama di dunia ini.
Hal Target dan Fasilitas ini tidak boleh dibalik. Kalau orang Kristen duniawi, target hidup mereka adalah mengejar hal-hal yang fana, sedangkan hal-hal yang rohani seringkali hanya ala kadarnya, kurang diperhatikan. Karena itu, banyak orang Kristen duniawi yg hidup rohaninya berantakan sehingga gaya hidup mereka seperti orang dunia yang hendak binasa.
Karena itu, Sorga adalah Target kita. Maka segala berkat Allah yaitu, nafkah kita, kesehatan, keluarga, kekayaan kita, kita pakai, kita arahkan dan kita investasikan untuk mencapai target yang kekal ( Fil. 1:21-22 ).
Biasanya hal-hal jasmani ini lebih diperhatikan sebab kelihatan, dan pelayanan rohani sering kali diabaikan. Dan untuk itu, kedua-duanya harus ada. Selain kita mempunyai pekerjaan yang fana, kita juga harus melakukan kehendak Allah. Sebab dalam Mat. 7:21 berkata tidak semua orang berseru kepada Tuhan akan diselamatkan tetapi yang juga melakukan kehendak Tuhan, yaitu pelayanan bagi Tuhan.
Jadi jika kita membaca 2 Tes. 3:10, kita harus memiliki pekerjaan sehari-hari untuk nafkah, ini yang kita sebut berkat jasmani. Dan juga kita harus memiliki pekerjaan rohani untuk berkat rohani ( Yoh. 4:34 ).

Jangan kita menjadi pincang, karena tidak menjaga keseimbangan ini. Seperti orang dalam Luk. 12:21 yang mempunyai banyak pekerjaan di dunia dan kaya, tetapi tidak mau melakukan kehendak Allah sehingga miskin dihadapan Allah. Seperti orang yang naik sepeda hanya dengan 1 roda, pasti banyak susah dan tidak sampai tujuan.
Sebab itu kita harus memiliki pelayanan. Teristimewa di dalam tempat kita bekerja. Sebab sebagian besar waktu kita 8-10 jam sehari dipakai untuk bekerja. Sebab itu, kalau kita bekerja harus ada kesaksian yang baik, supaya pelayanan rohani kita diterima dan berbuah di tempat kita bekerja.

Bagaimana melakukan pelayanan rohani ketika di tempat kerja?

1.Kita harus tahu bahwa tempat kita bekerja bukan hanya tempat untuk mencari nafkah tetapi juga sebagai ladang pelayanan kita. Menurut Mat. 5:13-14 Tuhan menghendaki supaya kita menjadi garam dunia dan terang dunia, bukan hanya garam gereja dan terang gereja. Tuhan menghendaki kita mengasihi dan turut dalam penyelamatan orang-orag di sekeliling kita.

2.Hidup kita sendiri harus benar. Dan kita memiliki kesaksian yang baik. Kalau kita memiliki kesaksian yang tidak baik, hal itu akan menjadi batu sandungan bagi orang lain. Hal ini kita harus selalu minta Roh Kudus menolong kita.

3.Kita bisa menaruh traktat dan majalah-majalah rohani di meja kita atau ditempat yang sekiranya orang lain bisa membacanya.

4.Kita bisa mulai bersaksi secara pribadi dalam setiap kesempatan yang ada.

5.Membuat persekutuan doa, dengan seijin pimpinan kantor dan minta bimbingan dari gereja.

Demikianlah Tuhan menghendaki setiap orang beriman memiliki keseimbangan antara kerja dan pelayanan. Dan orang beriman bisa membedakan antara fasilitas dan target, supaya pada akhirnya kita semua satu kali kelak menerima mahkota kehidupan yang telah Tuhan sediakan bagi orang percaya.

0 Comments to "Pekerjaan Dan Pelayanan"

Posting Komentar

Mohon tulis nama Anda dan alamat email. Terima kasih